PRAYA – Kejaksaan Negeri Lombok Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia demi mewujudkan pelayanan hukum yang prima. Pada hari Jumat, 10 April 2026, jajaran Subbagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah secara aktif mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis dan Manajemen (Pembelajaran di Luar Kampus) yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Corporate University Tahun 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui sarana Zoom Meeting ini berpusat di Ruang Rapat Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Tengah. Agenda penting ini diikuti langsung oleh Kepala Subbagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Lalu Ardian Amijaya, S.H., dengan didampingi oleh staf Pelaksana Pengawal serta Penjaga Tahanan. Partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah kesibukan menjalankan tugas fungsional, pengembangan kapasitas diri tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh insan Adhyaksa di wilayah Lombok Tengah.
Program Bimbingan Teknis dan Manajemen ini merupakan bagian integral dari transformasi Kejaksaan Republik Indonesia menuju institusi yang berbasis pengetahuan melalui konsep Corporate University. Langkah ini juga merupakan implementasi langsung dari amanat peraturan perundang-undangan yang mewajibkan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar setiap pegawai memiliki kemampuan yang adaptif terhadap perkembangan hukum dan dinamika manajemen keamanan terkini.
Dalam pelaksanaannya, fokus materi diarahkan pada peningkatan spesialisasi dan profesionalisme petugas pengawal serta penjaga tahanan. Mengingat peran mereka yang sangat krusial dalam rantai penegakan hukum, diperlukan pemahaman mendalam mengenai standar operasional prosedur yang ketat. Melalui bimbingan ini, para petugas diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas teknis di lapangan, mulai dari proses pengawalan persidangan hingga penjagaan di lingkungan rutan atau lapas.
Selain aspek keamanan, pembekalan ini juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi hak-hak dasar tahanan. Penegakan hukum yang modern tidak hanya bicara tentang kepastian hukum, tetapi juga kemanusiaan dan keadilan. Petugas dibekali pemahaman untuk tetap memberikan perlakuan yang humanis namun tetap waspada, sehingga keamanan tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek hak asasi manusia yang dilindungi oleh undang-undang.
Kepala Subbagian Pembinaan, Lalu Ardian Amijaya, S.H., menegaskan bahwa partisipasi dalam Kejaksaan Corporate University ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan pada pola kerja staf pelaksana. Target utamanya adalah pemberian pelayanan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat maupun pihak terkait lainnya. Dengan adanya pembaruan ilmu manajemen ini, risiko-risiko dalam pengawalan tahanan diharapkan dapat diminimalisir melalui mitigasi yang lebih terukur dan cerdas.
Secara keseluruhan, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah percaya bahwa aparatur yang kompeten dan berintegritas adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. Pendidikan berkelanjutan melalui platform digital seperti ini memungkinkan penyebaran informasi dan keahlian secara merata tanpa terkendala jarak. Komitmen ini selaras dengan nilai-nilai Trapsila Adhyaksa dan semangat pengabdian dalam moto MANDALIKA.
Dengan berakhirnya bimbingan teknis ini, diharapkan staf pengawal dan penjaga tahanan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk memperkuat sistem keamanan dan pelayanan hukum yang optimal, demi tegaknya supremasi hukum yang berwibawa di Kabupaten Lombok Tengah.
#kejaksaanri #kejatintb #kejariloteng #trapsilaadhyaksaberakhlak #banggamelayanibangsa
Admin “Raditya Putra”
